Kamis, 05 April 2012

MEMBUAT KALKULATOR SEDERHANA DENGAN DELPHI

LOGIKA PROGRAM

unit Unit1;


interface

uses
  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs, ExtCtrls, StdCtrls;

type
  TForm1 = class(TForm)
    RgOperasi: TRadioGroup;
    EdBilA: TEdit;
    Label1: TLabel;
    Label2: TLabel;
    EdBilB: TEdit;
    BtHitung: TButton;
    BtBatal: TButton;
    Label3: TLabel;
    StHasil: TStaticText;
    Bevel1: TBevel;
    procedure BtBatalClick(Sender: TObject);
    procedure BtHitungClick(Sender: TObject);
    procedure FormActivate(Sender: TObject);
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;

var
  Form1: TForm1;

Implementation

{$R *.dfm}

Pertama-tama yang dilakukan adalah mendesain form yang ingin kita buat, langkah ini mudah karena kita hanya mengarahkan kursor mouse pada pilihan komponen yang kita inginkan dan meletakkannya sesuai keinginan kita di form. Diform ini ada 3 Label, 2 Edit, 3 Button,1 StaticText,1 RadioGroup dan 1 Bevel. Delphi akan otomatis dengan sendirinya mengkoding desain yang kita buat. Nama-nama dari komponen itu bisa diubah sesuai dengan keinginan kita dan yang saya ubah adalah

Label1             = Bilangan A                                        Button1           = Hitung
Label2             = Bilangan B                                        Button2           = Batal
Label3             = Hasil Perhitungan                              StaticText        = StHasil
Edit1                = EdBilA                                             RadioGroup     = Silahkan Pilih
Edit2                = EdBilB
Di dalam RadioGroup saya juga menambahkan 4 Button yaitu Perkalian, Pembagian, Penjumlahan dan Pengurangan. Nama form diubah menjadi KALKULATOR





procedure TForm1.BtHitungClick(Sender: TObject);

var BilA, BilB, Hasil:Real;
begin
  BilA:=StrToFloat(EdBilA.Text);
  BilB:=StrToFloat(EdBilB.Text);
  case RgOperasi.ItemIndex of
  0:Hasil:=BilA*BilB;
  1:Hasil:=BilA/BilB;
  2:Hasil:=BilA+BilB;
  3:Hasil:=BilA-BilB
  else
  hasil:=0;
  end;
  StHasil.Caption:=FloatToStr(Hasil);
  end;

Selanjutnya klik dua kali pada Button Hitung dan ketikkan kode seperti diatas. Di bagian awal memasukkan  variabel BilA, BilB dan Hasil adalah tipe data real, setelah itu dideklerasikan variabel BilA dan BilB StrToFloat dengan target EdBilA.Text dan EdBilB.Text. Dengan menggunakan Case of di kode case RgOperasi.ItemIndex of pilihan perhitungan ada di RadioGroup yg didesain di awal (RgOperasi:TradioGroup;) , angka 0 menunjukan Hasil perhitungan BilA dan BilB adalah perkalian, 1 adalah pembagian, 2 adalah penjumlahan dan 3 adalah pengurangan bila tidak ada yg dipilih hasilnya akan 0. Hasil dari perhitungan tersebut akan ada di StHasil.






procedure TForm1.BtBatalClick(Sender: TObject);
begin
  EdBilA.Text:=' ';
  EdBilB.Text:=' ';
  StHasil.Caption:=' ';
  EdBilA.SetFocus;
end;

Setelah itu klik dua kali pada button Batal dan ketikkan kode seperti di atas. Kode diatas mengharuskan program mengosongkan Bilangan A yaitu EdBilA, Bilangan B yaitu EdBilB dan Hasil Perhitungan yaitu StHasil saat button Batal di klik. 

KODE PROGRAM DAN FORM

unit Unit1;

interface

uses
  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs, ExtCtrls, StdCtrls;

type
  TForm1 = class(TForm)
    RgOperasi: TRadioGroup;
    EdBilA: TEdit;
    Label1: TLabel;
    Label2: TLabel;
    EdBilB: TEdit;
    BtHitung: TButton;
    BtBatal: TButton;
    Label3: TLabel;
    StHasil: TStaticText;
    Bevel1: TBevel;
    procedure BtBatalClick(Sender: TObject);
    procedure BtHitungClick(Sender: TObject);
    procedure FormActivate(Sender: TObject);
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;

var
  Form1: TForm1;

Implementation

{$R *.dfm}
procedure TForm1.BtBatalClick(Sender: TObject);
begin
  EdBilA.Text:='';
  EdBilB.Text:='';
  StHasil.Caption:='';
  EdBilA.SetFocus;
end;



procedure TForm1.BtHitungClick(Sender: TObject);
var BilA, BilB, Hasil:Real;
begin
  BilA:=StrToFloat(EdBilA.Text);
  BilB:=StrToFloat(EdBilB.Text);
  case RgOperasi.ItemIndex of
  0:Hasil:=BilA*BilB;
  1:Hasil:=BilA/BilB;
  2:Hasil:=BilA+BilB;
  3:Hasil:=BilA-BilB
  else
    hasil:=0;
  end;
  StHasil.Caption:=FloatToStr(Hasil);
end;

procedure TForm1.FormActivate(Sender: TObject);
begin
  BtBatalClick(Sender);
end;

end.



CONTOH OUTPUT
























Minggu, 01 April 2012

BAB 4 MANUSIA DAN KEINDAHAN


ANGGARA PUDDYA PRADIPTA/50411879/1IA07

ARTIKEL :
KEINDAHAN ALAM
Wisata Alam Papua Barat Memikat Mata Dunia



Berbicara mengenai potensi daerah di provinsi paling timur Negara Indonesia, memang seakan tak bisa lepas dari pesona alamnya yang berhasil memikat mata dunia. Berbagai macam objek wisata alam di Papua Barat memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun turis mancanegara, sehingga tidak heran bila belakangan ini banyak orang yang mengibaratkan keindahan alam di Papua Barat sebagai salah satu surga dunia di Indonesia.

Terletak diantara 0 – 4° Lintang Selatan dan 124 – 132° Bujur Timur, Papua Barat terdiri dari 8 daerah kabupaten dan satu daerah kotamadya. Meliputi Kabupaten Fak-fak, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Manokwari, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat, dan Kotamadya Sorong. Dengan menjadikan Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi, saat ini sedikitnya ada 103 kecamatan, 47 desa, dan 1.153 kampung yang tercatat secara administratif di wilayah provinsi Irian Jaya Barat atau yang lebih dikenal dengan sebutan Papua Barat.

Nah, untuk mengenal lebih dekat wisata alam di Papua Barat, berikut ini kami informasikan tiga objek wisata unggulan yang ada di sekitar daerah tersebut.

Pesona Perairan Raja Ampat


Raja Ampat merupakan nama pemberian yang berasal dari mitos masyarakat setempat. Nama tersebut diberikan untuk empat pulau besar yang merupakan penghasil lukisan batu kuno, meliputi Pulau Waigeo, Salawati, Batanta, dan Misool.

Kekayaan lautnya yang sangat luas semakin tampak menarik dengan pemandangan berbagai jenis karang, ribuan spesies ikan yang hidup di dalamnya serta beragam biota laut lainnya yang tinggal di gugusan pulau tersebut. Biasanya para wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat tidak akan melewatkan kesempatannya untuk bisa diving maupun snorkeling untuk menikmati pemandangan dasar laut, atau sekedar menikmati keindahan alam pantai pasir putih yang disuguhkan wisata unggulan di Provinsi Papua Barat tersebut.

Tidaklah heran bila pesona alam bawah laut yang dimiliki Raja Ampat disebut-sebut sebagai salah satu pemandangan terbaik di tingkat mancanegara, sehingga wajar adanya bila sekarang ini tidak hanya wisatawan lokal saja yang berduyun-duyun mengunjungi tempat tersebut, namun juga berhasil memikat para wisatawan dari berbagai belahan dunia.

Taman Wisata Alam Gunung Meja
Selain Raja Ampat yang menjadi icon unggulan bagi pariwisata di Papua Barat, ada juga wisata alam Gunung Meja yang terletak di tengah-tengah kota Manokwari. Disebut sebagai Gunung Meja, karena puncak taman wisata alam tersebut terlihat datar menyerupai sebuah meja. Pemandangan datar yang dimaksudkan diperoleh dari sekumpulan pohon yang memiliki ketinggian serta tingkat kerapatan hampir sama, sehingga bila dilihat dari jarak yang cukup jauh akan terlihat seperti sebuah meja yang datar.

Selain dijadikan sebagai tempat rekreasi, taman wisata alam Gunung Meja ini juga berfungsi sebagai hutan lindung. Berbagai macam flora hutan tropis dengan bentuk yang unik siap memanjakan para pengunjung yang berada di obyek wisata tersebut. Jadi, tidak salah bila banyak wisatawan yang semakin penasaran untuk melihat kekayaan alam Gunung meja, sebab selain bisa menikmati suasana hutan yang masih asri, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk menikmati indahnya pemandangan Kota Manokwari dari puncak ketinggian.

Taman Nasional Teluk Cendrawasih
Objek wisata alam yang tidak kalah terkenal yaitu Taman Nasional Teluk Cendrawasih yang terletak di Kabupaten Teluk Wondama. Tak kalah indah dengan pesona wisata alam Raja Ampat maupun Gunung Meja, pemandangan disana menghadirkan wisata alam bahari, gua kuno yang terdapat di Pulau Mioswaar, serta menghadirkan atraksi ikan paus dan lumba-lumba di Pulau Yoop dan perairan Windesi.
Tidak hanya itu saja pemandangan yang bisa Anda nikmati, di Pulau Rumberpon Anda bisa melihat langsung pesona aneka macam burung serta rusa yang hidup di pulau tersebut. Bahkan Anda bisa juga melakukan aktivitas diving untuk melihat langsung pesawat militer yang tenggelam di dasar laut.

Banyaknya potensi wisata alam di Papua Barat kini tidak hanya memberikan sebuah kebanggaan tersendiri bagi warga setempat, namun juga membantu Pemerintah Daerah untuk meningkatkan perekonomi di wilayah Papua Barat. Semoga informasi wisata alam Papua Barat memikat mata dunia ini bisa menginspirasi seluruh masyarakat di penjuru nusantara untuk bisa mengembangkan potensi yang ada di daerahnya masing-masing. Manfaatkan potensi di sekitar Anda, dan ciptakan peluang sukses bagi Anda. Salam sukses




TEORI DAN PENDAPAT

Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau "keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.
Kata benda Yunani klasik untuk "keindahan " adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk "indah" itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ὡραῖος, hōraios,  kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα, hora, yang berarti "jam." Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan "berada di jam (waktu) yang sepatutnya.
 Sebuah buah yang matang (pada waktunya) dianggap indah, sedangkan seorang wanita muda mencoba untuk tampil lebih tua atau seorang wanita tua mencoba untuk tampil lebih muda tidak akan dianggap cantik. Dalam bahasa Yunani Attic, hōraios memiliki banyak makna, termasuk "muda" dan "usia matang. (Wikipedia)

Keindahan merupakan ciptaan Tuhan  memiliki banyak arti bila dilihat melalui berbagai sisi ada keindahan alam, keindahan manusia, keindahan seni dan masih banyak lagi namun banyak yang mengartikan keindahan itu adalah yang dimiliki oleh alam. Suatu keindahan sangat menyejukan mata yang melihatnya. Saya akan membahas khususnya tentang keindahan alam, banyak orang yang mengekspresikan keindahan suatu alam dengan kamera, keindahan alam Indonesia khususnya  sangat menajubkan banyak tempat yang belum terjamah manusia terutama di bagian timur yang menyimpan potensi keindahan yang sangat indah bahkan bisa melebihi  keindahan alam Indonesia yang suda terkenal seperti Bali. Semua keindahan tidak hanya keindahan alam sudah seharusnya kita jaga dengan baik karena itu semua adalah pemberian Tuhan Yang Maha Esa.

Selasa, 27 Maret 2012

BAB 3 MANUSIA DAN PENDERITAAN

ANGGARA PUDDYA PRADIPTA / 50411879 / 1IA07


PENDERITAAN
ARTIKEL :

Kampanye dibawah penderitaan rakyat 
Istri Bupati Bekasi Bagi-bagi Duit pada Korban Puting Beliung



Istri Bupati Bekasi bagi-bagi duit pada korban puting beliung di Desa Sukarahayu, Kecamatan Tambelang, Kabutapen Bekasi, Senin(27/2) pagi. Istri orang nomor satu di kabupaten Bekasi ini datang bersama rombongan petugas kesehatan.
Ny Cucu, istri Bupati Saduddin, datang dalam rangka kunjungan kerja. Rombongan mengunjungi rumah-rumah warga yang tertimpa musiabah puting beliung. Di sana rombongan dipandu kepala desa Sukarahayu, Narso.




Meski ada larangan dari KPUD bagi calon kandidat pilbup untuk memberikan uang, namun tak menyurutkan bagi istri Saduddin ini. Istri yang suaminya mencalonkan diri kembali menjadi bupati ini membagikan uang Rp 100 ribu utuk orangtua . Sedangkan untuk anak-anak diberi Rp 10 ribu.

Selain itu kader pasangan calon ini memberikan tanda gambar pasangan calon nomor 2 ini pada anak-anak untuk ditempelkan di rumah masing-masing. Pasangan calon nomor 2 tak lain Saduddin berpasangan dengan Jamallulail.

“Kami datang ke mari untuk bersilaturahmi dengan warga, selain prihatin dengan kondisi warga setempat yang hidup dibawah garis kemiskinan. Saya datang ikhlas,” ungkap Ny Cucu sambil menangis tanpa mau menjelaskan pemberian uang pada warga dan anak-anak serta kadernya memberikan tanda gambar Saduddin dan pasangannya Jamalullail pada kaum ibu dan anak-anak saat ditanya wartawan.




Diberitakan sebelumnya, dua kampung di dua desa di kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi tertimpa bencana puting beliung. Ratusan rumah mereka tertimpa pohon maupun atap gentingnya beterbangan.

Sampai-sampai Sutisna, sang Camat Tambelang terjun langsung melakukan pendataan pada Minggu(26/2) malam, terhadap rumah warga yang rusak.




http://forum.kompas.com/nasional/69264-kampanye-dibawah-penderitaan-rakyat.html

TEORI DAN PENDAPAT :


Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.
Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku- liku kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi penderitaan dalam hidupnya ? penderitaan fisik yagn dialami manusia tentulah diatasi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitan psikis, penyembuhannya terletak paa kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikik yang dihadapinya.
.
Sumber-sumber Penderitaan
Penderitaan-penderitaan yang di alami dalam kehidupan manusia mempunyai beberapa penyebab,seperti penderitaan yang terjadi dalam kehidupan manusia bisa di sebabkan oleh perbuatan buruk yang di lakukan oleh manusia. Perbuatan tersebut bisa menimbulkan derita bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Derita yang di timbulkan merupakan nasib yang harus di terima. Nasib tersebut hanya bisa kita sendiri yang menentukan. Penderitaan bisa berakhir jika kita menghadapinya dengan ikhlas dan optimis. Perbuatan buruk yang di lakukan oleh manusia dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar seperti :

      ·         Terhadap Orang Lain
Perbuatan buruk manusia bisa menimbulkan derita bagi orang lain, hal ini sangat membuat phyisik dan phisikologi orang yang menderita bisa terganggu. Banyak contoh realita yang bisa kita lihat, salah satunya adalah perbuatan buruk majikan yang memperkosa, menyekap, dan menyiksa pembantu rumah tangga. Hal ini sangat membuat derita bagi pembantu tersebut dan memang sewajarnya jika majikan yang tak bermoral tersebut di berikan ganjaran yang setimpal. Jadi, perbuatan buruk yang di seseorang bisa menimbulkan derita bagi orang lain.

·         Tehadap Alam Lingkungan
Perbuatan buruk manusia terhadap alam lingkungan juga menjadi penyebab penderitaan bagi manusia lainnya, tetapi sayang manusia tidak mau menyadari perbuatannya itu. mungkin kesadaran itu bisa timbul setelah terjadi musibah yang mengakibatkan penderitaan bagi manusia. Beberapa contoh konkrit perbuatan tersebut adalah membabat hutan lindung yang mengakibatkan tanah longsor, membuang sampah sembarangan yang menyebabkan banjir, dan membuang limbah sembarangan yang mengakibatkan pencemaran air serta berbagai penyakit. Seharusnya kita harus lebih menyadari akibat yang akan di timbulkan karena perbuatan buruk kita.

Upara menghindari Penderitaan
Penderitaan yang sudah menjadi takdir atau pun nasib kita sebenarnya bisa kita hindari karena yang membuat hidup kita menderita adalah perbuatan yang kita lakukan. Penderitaan bisa kita atasi dengan cara :

·         Memulai sesuatu hal dengan hal yang baik, dengan cara ini penderitaan bisa kita hindari karena dengan berbuat baik nasib kita bisa berubah sesuai dengan perbuatan yang telah kita lakukan.
·         Lebih mendekatkan diri pada Tuhan, dengan cara ini apa yang kita perbuat akan sesuai dengan jalan dan seturut dengan perintahNya. Penderitaan kita bisa berkurang jika selalu mendekatkan diri pada yang kuasa.
·         Jalani hidup dengan optimis, dengan cara ini penderitaan dalam hidup kita akan segera berlalu karena adanya suatu motivasi dalam diri untuk mengakhiri segala penderitaan yang telah terjadi dalam hidup ini.