Kamis, 28 Juni 2012

MACAM-MACAM PROFESI DARI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA





1. PROGRAMMER

Programmer merupakan profesi yang cukup banyak diincar oleh lulusan TI karena kemungkinan gaji yang didapat lumayan besar. Programmer yaitu bekerja dengan membuat suatu aplikasi untuk client/user baik untuk perorangan ataupun instansi/perusahaan. Untuk 1 program yang dibuat bisa dibayar puluhan juta rupiah. Tetapi biasanya programmer tidak bekerja sendiri melainkan kelompok oleh karena itu jurusan TI harus mampu untuk bekerja teamwork. Untuk programmer sendiri harus bisa memahami logika dan algoritma untuk memcahkan masalah di dalam program tersebut. Banyak sekali program yang bisa dibuat oleh programmer dengan menggunakan berbagai bahasa pemrograman.
Jadi seorang programmer setidaknya harus menguasai sekali satu bahasa pemroraman.

Tugas:
1. Membangun/mengembangkan software terutama pada tahap construction dengan melakukan coding dengan bahasa pemprograman yang ditentukan
2. Mengimplementasikan requiremant dan desain proses bisnis ke komputer dengan menggunakan algoritma /logika dan bahasa pemprograman
3. Melakukan testing terhadap software bila diperlukan.
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai Algoritma dan logika pemprograman (ini penting sekali)
2. Memahami metode, best practice dan tool/pemodelan pemprograman seperti OOP, design pattern, UML (kemampuan membaca dan menerapkan)
3. Menguasai salah satu atau beberapa bahasa pemprograman populer seperti C++, VB, PHP, C#, Java, Ruby dll (untuk web developer perlu juga menguasai HTML, DHTML, CSS, JavaScript dan AJAX)
4. Memahami RDBMS dan SQL (Structured Query Language)
5. Menguasai bahasa Inggris (hal ini sangat penting saat ini karena bahasa en-US merupakan bahasa ibu di dunia IT)



2. NETWORKING / JARINGAN

Profesi ini juga cukup banyak untuk jurusan TI. Disini kita harus mampu untuk membangun sebuah jaringan untuk perusahaan kecil maupun perusahaan besar.
Kita harus bisa merencanakan kira-kira topologi apa yang harus dibuat dan apa saja yang deperlukan seperti berapa server yang harus digunakan, berapa workstation yang dipakai, hub / switch berapa banyak yang digunakan,dsb.
Alat-alat yang digunakan harus direncanakan dengan baik agar sesuai dengan perusahaan sehingga tidak berlebih atau kekurangan.
Disini juga kita harus bisa memasang jaringan itu.
Jaringan memiliki lisensi resmi yaitu CISCO.
Diusahakan untuk mengikuti lisensi ini bila ingin menjadi networking.




3. SYSTEM ANALYST

Tugas:
1. Membangun/mengembangkan software terutama pada tahap requirement, design dan sebagian dalam tahap construction/implementation
2. Membuat dokumen requiremant dan desain software berdasarkan proses bisnis customer/client
3. Membuat proposal dan mempresentasikannya di hadapan stake holder / customer / client
4. Membuat desain database bila aplikasi yang akan di bangun memerlukan database
5. Membangun/mengembangkan framework/library untuk digunakan dalam pengembangan software oleh programmer

Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai hal-hal yang dikuasai programmer
2. Menguasai metode, best practice pemprograman dan tool/pemodelan pemprograman seperti OOP, design pattern, UML (kemampuan membangun/mendesain)
3. Menguasai SQL,ERD dan RDBMS secara lebih mendalam
4. Memahami tentang arsitektur aplikasi dan teknologi terkini

4. IT SUPPORT

Paling banyak lulusan teknik informatika yang mengambil profesi ini, mereka menganggap bahwa profesi ini paling mudah. Cukup dengan memiliki kemampuan untuk memperbaiki komputer, install software, atau membuat jaringan komputer. Profesi ini harus dapat mengatasi masalah pada komputer dalam kondisi kritis, misalnya terserangnya sistem komputer oleh virus. Selain itu profesi ini harus mengerti dan selalu update tips dan tricks aplikasi office, atau lainnya. Banyak pengguna yang masih membutuhkan bantuan dalam mengoperasikan aplikasi office atau aplikasi lainnya.
Tapi sayang sekali bila kita mengambil profesi ini karena tanpa kuliah di jurusan TI pun kita dapat melakukannya dengan belajar secara OTODIDAK maupun dengan LES Komputer.


TIPS MENGGUNAKAN SEARCH ENGINE

Menggunakan mesin pencari (search engine) merupakan cara yang biasa ditempuh oleh para netters untuk mencari informasi tertentu yang dibutuhkannya di belantara world wide web (www). Namun demikian, tidak jarang penggunaan mesin pencari memberikan hasil yang mengecewakan, semata-mata karena pemakai melakukan query dengan cara yang kurang tepat. Tips-tips berikut diharapkan dapat menuntun anda menggunakan mesin pencari secara efektif untuk menemukan informasi yang anda butuhkan:

1. Gunakan mesin pencari yang tepat
Ditengarai sebagian mesin pencari saat ini, lebih banyak menampilkan iklan daripada hasil pencarian yang sesungguhnya. Disamping itu, banyak pula pengelola situs mesin pencari yang kolaps, lantas tidak lagi mengupdate databasenya. Untuk saat ini, Yahoo dan Google merupakan pilihan yang paling terpercaya.

2. Jangan gunakan keyword yang terlalu umum
Bayangkan, seberapa banyak hasil pencarian yang anda peroleh apabila anda hanya memasukkan kata kunci telescope dalam mesin pencari. Jelas berbeda dengan apabila anda menggunakan kata kunci berupa teleskop dari jenis ataupun merk tertentu.

3. Masukkan keyword secara singkat namun jelas
Banyak orang memasukkan kata kunci yang berderet-deret sehingga malahan mengacaukan hasil pencarian. Menuliskan kata kunci Short biography of astronomer Edwin Hubble akan mengeluarkan setumpuk halaman yang sama sekali tidak berhubungan dengan apa yang dicari dibandingkan dengan keyword yang lebih sederhana, misalnya Hubble biography. Juga perhatikan ejaan dari kata kunci yang anda masukkan. Kesalahan ejaan pada kata kunci dapat membawa anda untuk memperoleh hasil yang jauh dari harapan.

4. Gunakan operator Boolean
Kata kunci “AND”, “OR”, “NOT”, dengan kombinasinya akan sangat membantu menemukan situs-situs yang lebih spesifik. Keyword Hubble AND biography NOT telescope akan membawa anda ke halaman yang membahas tentang biografi Edwin Hubble dan menghindari masuknya halaman tentang teleskop antariksa dengan nama yang sama pada hasil pencarian anda.

5. Gunakan tanda kutip untuk satu frase utuh
Beberapa mesin pencari mensyaratkan penggunaan tanda kutip untuk menunjukkan satu frase kalimat. Misalnya, penggunaan kata kunci Hubble Space Telescope dengan “Hubble Space Telescope” akan memberikan keluaran yang berbeda. Kata kunci yang diapit oleh tanda kutip biasanya akan memberikan hasil yang lebih akurat. Penggunaan tanda kutip juga dapat dikombinasikan dengan operator boolean untuk mendapatkan hasil yang lebih spesifik, misalnya “Hubble Space Telescope” AND launch.

6. Manfaatkan Direktori
beberapa mesin pencari menyediakan fasilitas direktori yang akan membawa anda ke topik-topik tertentu yang sudah diklasifikasikan sedemikian rupa untuk memudahkan proses pencarian. Mesin pencari yang menggunakan direktori antara lain adalah Yahoo, Lycos, dan Altavista. Untuk mencari informasi yang berkaitan dengan Indonesia, disarankan untuk menggunakan direktori lokal Indonesia, misalnya Catcha, SearchIndonesia, Naver, atau Incari.

7. Manfaatkan fitur khusus dari mesin pencari anda
Beberapa mesin pencari tidak saja menyediakan fasilitas untuk pencarian artikel, namun juga file-file multimedia seperti gambar, MP3, dan bahkan rekaman video. Sementara itu, mesin pencari semacam MetaCrawler mengirimkan perintah pencarian ke beberapa mesin pencari sekaligus dan menampilkan hasilnya dalam satu halaman. Anda dapat mempelajari fitur-fitur khusus pada mesin pencari favorit anda untuk mengeksploitasi penggunaannya secara maksimal.

8. Gunakan fungsi “Find” pada browser anda
Ketika mesin pencari mengantarkan anda pada halaman tertentu, anda belum tentu langsung menemukan apa yang anda cari disana. Anggaplah upaya pencarian biografi Edwin Hubble yang anda lakukan membawa anda ke halaman Apa dan Siapa di bagian astronomi pada situs ini. Jangan lantas kebingungan dulu ketika di halaman ini anda tidak menemukan artikel yang anda cari. Gunakan fungsi “Find” [Ctrl-F] pada browser anda dan ketikkan Hubble. Nah, kini anda bisa membaca artikel tentang Edwin Hubble yang anda cari-cari itu.

KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN 4 BROWSER TERKENAL

Google Chrome

a. Keunggulan
Browser ini bisa dibilang cepat populer, karena yang mempunyai browser ini adalah si raja search engine yaitu Google. Pada Interfacenya terlihat bahwa google ingin para penggunanya lebih fokus pada web dan melupakan browser yang digunakan. Ini atinya Google Chrome memilii tampilan yang tidak mengusik dan nyaman ketika sedang digunakan.
Chrome juga memiliki “Modus Penyamaran”. Pada modus ini memungkinkan para penggunanya dapat mengakses website tanpa meninggalkan jejak. Selain itu browser ini memberikan opsi “Make Application Shortcut” . Dengan feature ini sebuah aplikasi web seperti GMAIL atau Google Teader dapat dijalankan lewat shortcut pada Desktop atau Start Menu. Sehingga kelihatan seperti sebuah aplikasi lokal.
Pada setiap TAB yang dibuka di Chrome memiliki proses yang terpisah, sehingga ketika eror atau crash pada salah satu tab tidak akan mempengaruhi tab yang lain.
Fungsi pencarian yang dimiliki oleh Chrome sangat baik sekali. Contohnya, Chrome dapat mendeteksi ketika pengguna pernah melakukan pencarian di suatu website dan memasukkan website tersebut dalam daftar penyedia pencarian.
Fungsi yang lain yang masih merupakan keunggulan Chrome adalah kemampuan menebalkan nama domain sebuah website yang dianggap berbahaya. Contohnya pada sebuah website penipuan beralamatkan ibank.klikbca.d60pc.com, maka d60pc.com akan ditebalkan sehingga akan diharapkan para pengguna sadar bawah itu bukan situs resmi KlikBCA. Desain Chrome tergolong simpel dan minimalis, mudah diupdate, ringan dan gesit. Selain itu Chrome juga tergolong ringan dan gesit, serta memiliki security yang kuat. Saat ini menjadi browser yang paling tahan terhadap serangan hacker.

b. Kelemahan
Selain keunggulan yang telah dibahas sebelumnya, Chrome memiliki beberapa kekurangan. Browser ini menyimpan 2% data pencarian pengguna, lengkap dengan alamat IP-a. Walaupun dalam beberapa waktu tertentu data ini akan dianonimkan. Ini artinya google bisa saja tahu “siapa mencari apa dan dimana”.
Google juga sempat mencantumkan pada Terms of Service mereka, bahwa semua muatan dari pengguna yang hak ciptanya dimiliki oleh pengguna akan diserahkan haknya pada Google. Tapi point ini telah dicabut oleh pihak Google.
Beberapa pakar security menemukan adanya lubang kecil/bugs pada chrome. Sehingga ketika membuka suatu halaman website akan membuat browser ini menjadi crash. Lalu Chrome juga memiliki feature Download Otomatis yang dikhawatirkan akan disalah gunakan oleh Hacker.
Pada Chrome juga tidak terdapat extension, plugin atau addons yang dapat ditambahkan. Tidak seperti Firefox yang memiliki banyak aplikasi-aplikasi tambahan yang dapat membuat dan meningkatkan kinerja browser.
Selain itu ketika kita memilih untuk menggunakan dalam bahasa Indonesia maka akan terdapat beberapa kejanggalan dalam bahasanya.